ya...
kita sadar
sekarang memang waktu yang tertunggu :
aku akan menarik langkahku, kau mendekat padanya, dia menjauh...
seharusnya
kita sudah merelakan :
aku merelakanmu, kau merelakannya
kita adalah manusia
yang takdirnya mau tak mau ditumpangi :
hidup adalah masing-masing, tapi cinta tidak.
Ini masalah!
semua hanya akan indah
bila kita saling melepaskan masa lalu, masa bodoh...
Pantasnya kita sebut apa
aku mencintaimu, kau mencintainya, dia mencintai kekasihnya?
ah cinta...
kadang hanya untuk ditertawakan saja.
Medan, Februari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar