Kamis, 14 Maret 2013

Ungkap Gagak pada Sayapnya

Di gelap yang kau hadiahkan
sang Gagak bermuram masam
angin yang mungkin terlalu kencang
sayap tuanya mulai melebur dengan waktu
mulai berpatahan
tak muda lagi dia

Ucapkan sepenggal rindu kala kau muda dulu
terlelaplah saudaraku
malam takkan mungkin kau abadikan di tiap hirup nafasmu
aku hanya mau waktu yang dulu
bukan yang dihabiskan di penampungan
penampungan untuk penjahat-penjahat
untuk pembunuh
untuk yang membenci waktu, penikam waktu

Kesiaan yang kuhasilkan
kukumpulkan di tepian liangku
yang mulai kugali, sendiri

Maafkan aku sayapku
lama aku tak mencintaimu
memakaimu hanya untuk menyiakan waktu

Jangan bersedih, tiada yang patut dipersalahkan Tuanku, hanya waktu yang tak pandai menempatkan diri,” ungkap sayap sembari menidurkan diri, mati.


-Juli 2012-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar