Dia,
kemurahan Tuhan
berdesakan
dengan duka
supaya
laraku yang lama digantikannya
rindu
meluruh di kedua pipinya
mimpiku
semalam
kubawa
dia bertemu mamaku
kuperkenalkan
Setiba
di perjamuan
mereka
menangkapku
pasal
penculikan disematkan
hatiku
disudutkan
nelangsanya
roman
tapi
ditengah pengadilan
kau
membelaku
kau katakan
pada mereka
cintaku
bagaikan pulau-pulau
nusantara
yang berenteng-renteng
muncul
bagai serbuk purnama
di
wajah
hai
bunga-bunga di surga
Terkadang
aku ragu kala kau merindukanku
bisa
saja kau rindukan dia
dia,
atau bahkan dia
Tapi
sampai kau memanggilku sayang
raguku
menguap
hilang
di bakar panasnya Jakarta
Hei
wanita, aku tahu kau masih simpan buku yang kuberikan dulu
buku
tentang tafsir mimpi itu
Bisakah
kau carikan arti mimpiku semalam?
-Agustus
2012-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar