Kamis, 14 Maret 2013

Yang Tertunda



Dia, kemurahan Tuhan
berdesakan dengan duka
supaya laraku yang lama digantikannya
rindu meluruh di kedua pipinya
mimpiku semalam
kubawa dia bertemu mamaku
kuperkenalkan

Setiba di perjamuan
mereka menangkapku
pasal penculikan disematkan
hatiku disudutkan
nelangsanya roman
tapi ditengah pengadilan
kau membelaku
kau katakan pada mereka
cintaku bagaikan pulau-pulau
nusantara yang berenteng-renteng
muncul bagai serbuk purnama
di wajah
hai bunga-bunga di surga

Terkadang aku ragu kala kau merindukanku
bisa saja kau rindukan dia
dia, atau bahkan dia

Tapi sampai kau memanggilku sayang
raguku menguap
hilang di bakar panasnya Jakarta

Hei wanita, aku tahu kau masih simpan buku yang kuberikan dulu
buku tentang tafsir mimpi itu
Bisakah kau carikan arti mimpiku semalam?



-Agustus 2012-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar