Minggu, 05 Januari 2014

Kau Mencintai Hujan

Kau mencintai hujan
Katamu dia bisa menyelamatkan dari kesepian
Kenanganmu dibunuhnya dengan puisi
Diajaknya kau ke pusat-pusat bahagia
Masa depan yang dijanjikan tak kurang dari bahagia

Kau mencintai hujan
Semua tampak dari bahasamu dalam buku harian:
I LOVE RAIN…

Kau mencintai hujan:
Aku mandi bersamanya hari ini
Dia memelukku dari depan, dari belakang
Tak ragu dibagi kesejukannya
Aku hanya bisa bilang, iya, iya, dan ah…
“Aku mencintainya”
Suatu ketika di rumah ibadah
Lalu doamu naik
Hujan pun turun…
Hujan..hujan..hujan…
Kau merindukan hujan, karena kau mencintainya.

Tik..tik..tik…
Kau mengunci pintu:
Jangan diganggu
Ini waktunya hujan dan aku!

Dari kesemuanya
Kau sungguh mengasihi hujan
Semua kelihatan nyata penantianku yang masih sangat panjang.
Aku bukan hujan.

Medan, November 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar