Menyergapku
Tersedu
kau dipelukan:
Aku
rindu kita yang dulu!
Kau
kucium perlahan
Tanpa
nafsu, tanpa cinta, tanpa apa-apa
Hanya
ciuman belaka
Semesta
menonton kita
Dia
takkan tahu bagaimana kita selama ini menjaga cinta
Hingga
cinta sekarang tiada
Hangus
bersama waktu
Dan
jarak yang jahat itu
Berjam-jam
lamanya kekasih
Kita
bercumbu
Semesta
tertawa
Kita
berpeluh
Semesta
tertunduk malu
Dia
membalik badan
Menutup
hidungnya
Aroma
purba cinta kita sudah berlarian entah kemana
Mari
akhiri malam ini
Hanya
ada aku dan kau, juga kedinginan
Katamu
sambil menutup kelambu.
Malam
itu aku kau kalahkan lagi.
Medan, November 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar